kuesioner SUS untuk mengevaluasi usability aplikasi dan website

Kuesioner SUS: Contoh Pertanyaan dan Cara Menghitung

Artikel

Kuesioner SUS untuk Mengukur Usability Aplikasi dan Website

Pernahkah Anda mencoba aplikasi yang fiturnya lengkap, tetapi cara menggunakannya justru membingungkan? Kuesioner SUS dapat membantu peneliti mengevaluasi pengalaman pengguna setelah mereka mencoba sebuah aplikasi, website, atau sistem digital.

SUS merupakan singkatan dari System Usability Scale. Metode ini menggunakan 10 pernyataan untuk memperoleh gambaran umum tentang persepsi pengguna terhadap kemudahan penggunaan suatu sistem.

Namun, menyusun survei usability tidak cukup hanya dengan menulis pertanyaan. Anda juga perlu memahami skala jawaban, aturan perhitungan, dan cara membaca hasilnya. Dengan demikian, data yang terkumpul dapat mendukung evaluasi produk secara lebih terarah.

Artikel ini membahas pengertian SUS, contoh pernyataan, cara menghitung skor, serta hal yang perlu Anda perhatikan saat menggunakannya dalam penelitian.

Daftar Isi

  • Apa Itu Kuesioner SUS?
  • Manfaat Kuesioner SUS untuk Aplikasi
  • Contoh Pertanyaan Survei Aplikasi dengan SUS
  • Cara Menghitung Skor SUS
  • Tips Menggunakan SUS dalam Penelitian
  • Kesimpulan

Apa Itu Kuesioner SUS?

System Usability Scale (SUS) merupakan instrumen untuk menilai persepsi pengguna terhadap usability atau kemudahan penggunaan suatu sistem. John Brooke memperkenalkan metode ini pada 1996 sebagai cara praktis untuk mengevaluasi usability.

SUS memuat 10 pernyataan dengan lima pilihan jawaban. Pernyataan tersebut menggabungkan kalimat positif dan negatif agar pengguna menilai beberapa sisi pengalaman mereka, bukan sekadar menyatakan puas atau tidak puas.

Berbeda dari survei kepuasan umum, SUS berfokus pada persepsi pengguna mengenai kemudahan belajar, kompleksitas sistem, konsistensi fitur, dan kepercayaan diri ketika menggunakan produk.

Karena itu, peneliti dapat memakai SUS untuk mengevaluasi aplikasi mobile, website, sistem informasi kampus, layanan digital, atau prototipe produk. Meski begitu, SUS tidak menjelaskan seluruh penyebab masalah usability secara terperinci. Peneliti mungkin perlu menambahkan wawancara atau pengujian tugas untuk menemukan penyebabnya.

Manfaat Kuesioner SUS untuk Aplikasi

SUS membantu tim pengembang dan peneliti memperoleh gambaran ringkas mengenai pengalaman pengguna. Selain itu, hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi setelah pengguna mencoba sistem.

Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda peroleh:

  • Menilai kemudahan penggunaan. Pengguna dapat menyampaikan apakah sistem terasa mudah atau rumit.
  • Mengenali potensi hambatan. Skor yang rendah dapat menjadi alasan untuk memeriksa kembali alur navigasi, istilah, atau susunan fitur.
  • Membandingkan versi produk. Peneliti dapat membandingkan skor dari dua versi sistem jika proses pengujian dan karakteristik peserta mendukung perbandingan yang adil.
  • Mendukung evaluasi penelitian. Data SUS dapat melengkapi hasil pengujian aplikasi atau sistem informasi.

Namun, jangan menganggap skor SUS sebagai ukuran langsung keberhasilan seluruh fitur. Skor tersebut merangkum persepsi usability pengguna, bukan membuktikan bahwa sistem bebas dari kesalahan teknis atau mampu memenuhi semua kebutuhan.

Contoh Pertanyaan Survei Aplikasi dengan SUS

Untuk menerapkan SUS, peneliti biasanya menyajikan 10 pernyataan dan meminta peserta menilai tingkat persetujuan mereka. Contoh berikut merupakan adaptasi bahasa Indonesia untuk membantu memahami isi instrumen, bukan klaim sebagai terjemahan resmi yang telah tervalidasi.

Gunakan satu objek yang jelas pada seluruh pernyataan. Misalnya, jika Anda menilai aplikasi layanan akademik, sebut aplikasi tersebut secara konsisten dalam petunjuk survei.

No. Contoh pernyataan
1 Saya ingin menggunakan aplikasi ini secara rutin.
2 Saya merasa aplikasi ini terlalu rumit.
3 Saya merasa aplikasi ini mudah digunakan.
4 Saya membutuhkan bantuan orang yang memahami teknis untuk menggunakan aplikasi ini.
5 Saya merasa fitur-fitur aplikasi ini terintegrasi dengan baik.
6 Saya menemukan banyak hal yang tidak konsisten dalam aplikasi ini.
7 Saya yakin kebanyakan orang dapat mempelajari aplikasi ini dengan cepat.
8 Saya merasa aplikasi ini merepotkan untuk digunakan.
9 Saya merasa percaya diri ketika menggunakan aplikasi ini.
10 Saya perlu mempelajari banyak hal terlebih dahulu sebelum dapat menggunakan aplikasi ini dengan baik.

Pilihan jawaban

Setiap pernyataan menggunakan skala persetujuan lima tingkat. Anda dapat menyajikannya dengan format berikut.

  1. Sangat tidak setuju
  2. Tidak setuju
  3. Netral
  4. Setuju
  5. Sangat setuju

Pastikan petunjuknya jelas. Selain itu, minta peserta mencoba aplikasi terlebih dahulu agar jawaban mereka merujuk pada pengalaman nyata, bukan dugaan.

Catatan penelitian: jika Anda ingin menggunakan SUS sebagai instrumen akademik, periksa sumber asli, pedoman adaptasi bahasa, dan ketentuan yang berlaku. Jangan mengubah isi pernyataan sesuka hati, sebab perubahan dapat memengaruhi kesesuaian hasil dengan instrumen aslinya.

Cara Menghitung Skor SUS

Skor SUS memiliki rentang 0–100. Namun, skor tersebut bukan persentase kepuasan. Peneliti menghitungnya melalui aturan khusus untuk pernyataan positif dan negatif.

Ikuti langkah berikut.

  1. Untuk pernyataan nomor ganjil (1, 3, 5, 7, dan 9), kurangi nilai jawaban dengan 1.
  2. Untuk pernyataan nomor genap (2, 4, 6, 8, dan 10), kurangi nilai jawaban dari 5.
  3. Jumlahkan seluruh nilai kontribusi dari 10 pernyataan.
  4. Kalikan jumlah tersebut dengan 2,5 untuk memperoleh skor SUS akhir.

Contoh perhitungan sederhana

Misalnya, setelah Anda mengubah jawaban responden sesuai aturan tadi, jumlah nilai kontribusi dari 10 pernyataan mencapai 28.

Perhitungannya menjadi:

Skor SUS = 28 × 2,5 = 70

Dengan demikian, skor SUS responden tersebut adalah 70 dari rentang 0–100. Untuk menafsirkan skor, gunakan acuan yang sesuai dengan konteks dan referensi penelitian Anda. Jangan langsung menyebut skor 70 sebagai bukti bahwa semua aspek aplikasi sudah baik.

SUS menghasilkan satu skor ringkasan. Oleh karena itu, peneliti sebaiknya tidak menafsirkan setiap pernyataan secara terpisah seolah-olah masing-masing menghasilkan ukuran usability yang berdiri sendiri.

Tips Menggunakan SUS dalam Penelitian

Agar hasil penelitian lebih bermanfaat, perhatikan beberapa hal berikut.

1. Tentukan tujuan evaluasi. Jelaskan apakah Anda menilai aplikasi baru, sistem informasi, website layanan, atau prototipe.

2. Berikan pengalaman penggunaan yang sesuai. Minta peserta menjalankan tugas yang relevan sebelum mengisi survei. Dengan begitu, mereka dapat memberikan penilaian berdasarkan pengalaman langsung.

3. Jaga konsistensi instrumen. Gunakan redaksi dan urutan yang sesuai dengan versi SUS yang Anda pilih. Jika Anda mengadaptasi bahasa atau istilah, jelaskan prosesnya dalam laporan penelitian.

4. Periksa kelengkapan jawaban. Tinjau respons yang kosong atau tidak mengikuti petunjuk. Jangan mengisi jawaban yang hilang berdasarkan asumsi pribadi.

5. Lengkapi skor dengan konteks. Catat versi aplikasi, karakteristik peserta yang relevan, serta tugas yang mereka lakukan. Informasi tersebut membantu pembaca memahami hasil secara lebih utuh.

Jika penelitian Anda membutuhkan peserta sesuai kriteria tertentu, pelajari layanan pengumpulan data untuk skripsi dan penelitian. Pastikan kebutuhan, kriteria responden, dan prosedur pengumpulan data tetap sesuai dengan rancangan penelitian Anda.

Selain itu, Anda dapat meninjau pilihan paket layanan KuesionerOnline untuk melihat opsi yang tersedia. Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan penelitian, bukan hanya jumlah respons yang ingin dikumpulkan.

Kesimpulan

Kuesioner SUS membantu peneliti menilai persepsi pengguna terhadap usability aplikasi atau website melalui 10 pernyataan dan skala jawaban lima tingkat. Peneliti kemudian mengubah jawaban menjadi nilai kontribusi dan mengalikannya dengan 2,5 untuk memperoleh skor akhir.

Meski praktis, SUS tidak menjelaskan seluruh penyebab masalah pengalaman pengguna. Karena itu, gunakan hasilnya bersama konteks pengujian dan metode evaluasi lain jika penelitian memerlukannya.

Pada akhirnya, instrumen yang tepat harus selaras dengan tujuan penelitian. Rancang proses pengumpulan data dengan cermat agar hasilnya dapat Anda jelaskan secara transparan dan bertanggung jawab.

 

Referensi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by Joinchat